All categories
Advanced Nigger Slayers Registered user 2822 Points
3Following 13Followers

www.reeleak.com

Reeleak is an alternative to LiveGore, now you can surf and watch LiveGore content directly from Reeleak.

WARNING: UNCENSORED NEWS!

LiveGore is a reality news website which reports on real life events which are of the interest to the public. Includes videos relating to true crime that have been taken from across the world. Due to the graphic nature of materials found on Live Gore, access is restricted to adults only(18+). !!Please leave this website if you under that age!!

Important Update!


Please join our telegram channel to get important updates related to this website.
Join now : https://t.me/+aI6AdrheUSlhYTNh/
New poll : https://t.me/c/2146536856/5/
New note : https://t.me/c/2146536856/7/

Join our telegram for news update!
https://t.me/+aI6AdrheUSlhYTNh/


Announcement Box

Please check our new announcement.
READ : https://t.me/livegoredotcom/37

ARE YOU OVER 18 YEARS OLD?

You must be 18 or older to enter this website.

By clicking "YES", you confirm that you are of legal age to view this content.
If you are under 18, please click "NO" to exit the site.

Belanda pertama kali mendarat di Indonesia yaitu di pelabuhan Banten dengan empat buah kapal yang dipimpin oleh Kapten Pieter Keyzer dan Cornelsi de Houtman pada 23 Juni 1596. Kedatangan kapal Cornelis de Houtman dan awak kapalnya semula disambut dengan baik oleh para pribumi Banten. Banyak penduduk pribumi yang naik ke kapal tersebut untuk menawarkan makanan ataupun dagangan kepada mereka. Namun, sambutan baik ini disalah artikan oleh Cornelis de Houtman yang justru bertindak kasar kepada pribumi Banten yang menawarkan keramah tamahan kepada mereka. Walau demikian, pribumi banten masih saja menawarkan lada yang Belanda butuhkan. Tujuan Belanda ke Indonesia semula murni untuk berdagang rempah – rempah, mengambil keuntungan besar dari penjualan rempah – rempah yang sangat di butuhkan di Eropa. Namun pada perkembangannya tujuan tersebut berubah dari yang semula berdagang dan selanjutnya memonopoli perdagangan hingga menjajah Indonesia.

Kedatangan Belanda ke Banten bertepatan dengan rencana penyerangan Banten ke Palembang. Banten meminta Belanda meminjamkan kapalnya untuk dipergunakan sebagai tambahan kapal pengangkut pasukan Banten untuk penyerangan ke Palembang. Namun rencana tersebut ditolak oleh Belanda dengan alasan mereka datang ke Banten untuk berdagang dan akan kembali ke Belanda setelah selesai melakukan transaksi perdagangan.

Ketika Banten selesai melakukan penyerangan ke Palembang, sekembalinya dari Palembang mereka masih mendapati Belanda di tanah Banten. Belanda beralasan, mereka menunggu panen lada yang tidak lama lagi. Pada waktu panen, harga lada akan lebih murah. Hal ini membuat Mangkubumi Jayanegara marah. Yang lebih parah adalah suatu malam Belanda membawa dua kapal dari Banten yang penuh dengan lada dan memindahkan ke kapalnya. Karena kepergok melakukan hal tersebut, Belanda kemudian menembaki kota Banten.

Atas kejadian ini mengakibatkan rakyat Banten sangat marah. Beberapa dari tentara Banten menyerbu ke kapal Belanda dan selanjutnya menangkap kapten Houtman beserta delapan anak kapalnya. Houtman baru dilepaskan dengan tebusan 45.000 Gulden serta diusir dari tanah Banten pada 2 Oktober 1596. Dua tahun kemudian tepatnya pada 1 Mei 1598, rombongan pedagang dari Belanda berangkat dipimpin oleh Jacob van Neck dibantu van Waerwijk dan van Heemskerck tiba di Banten  pada 28 November 1598. Pribumi Banten menerima dengan baik karena sikap Belanda berbeda dengan pada saat kedatangan Houtman. Nampaknya, pengusiran Houtman dijadikan pelajaran bagi Belanda.
dear my friend,
we are in the same team so i just wanna make love with you i mean make friend with you , but before you continue reading i wanna tell you that-

Belanda pertama kali mendarat di Indonesia yaitu di pelabuhan Banten dengan empat buah kapal yang dipimpin oleh Kapten Pieter Keyzer dan Cornelsi de Houtman pada 23 Juni 1596. Kedatangan kapal Cornelis de Houtman dan awak kapalnya semula disambut dengan baik oleh para pribumi Banten. Banyak penduduk pribumi yang naik ke kapal tersebut untuk menawarkan makanan ataupun dagangan kepada mereka. Namun, sambutan baik ini disalah artikan oleh Cornelis de Houtman yang justru bertindak kasar kepada pribumi Banten yang menawarkan keramah tamahan kepada mereka. Walau demikian, pribumi banten masih saja menawarkan lada yang Belanda butuhkan. Tujuan Belanda ke Indonesia semula murni untuk berdagang rempah – rempah, mengambil keuntungan besar dari penjualan rempah – rempah yang sangat di butuhkan di Eropa. Namun pada perkembangannya tujuan tersebut berubah dari yang semula berdagang dan selanjutnya memonopoli perdagangan hingga menjajah Indonesia.